{"id":1912,"date":"2026-03-13T06:26:43","date_gmt":"2026-03-13T06:26:43","guid":{"rendered":"https:\/\/tahricteaches.com\/esl-writing-activities\/"},"modified":"2026-03-16T08:10:12","modified_gmt":"2026-03-16T08:10:12","slug":"esl-writing-activities","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/tahricteaches.com\/id\/aktivitas-menulis-esl\/","title":{"rendered":"Aktivitas Menulis ESL | 13 Strategi untuk Membangun Kepercayaan Diri"},"content":{"rendered":"<p>Menulis adalah salah satu keterampilan yang paling menantang untuk dikembangkan oleh siswa ESL. Tidak seperti <a href=\"https:\/\/tahricteaches.com\/id\/aktivitas-berbicara-bahasa-inggris\/\">berbicara<\/a> \u2014 di mana gestur dan konteks mengisi kekosongan \u2014 menulis menuntut ketelitian, struktur, dan kosakata yang sulit dihasilkan oleh banyak pembelajar secara mandiri. Namun, menulis juga merupakan salah satu alat paling ampuh untuk pemerolehan bahasa. Hal ini memaksa siswa untuk berpikir dengan cermat tentang <a href=\"https:\/\/tahricteaches.com\/id\/esl-grammar-activities\/\">tata bahasa<\/a>, pemilihan kata, dan pengorganisasian dengan cara yang tidak dimiliki oleh keterampilan lain.<\/p>\n<p>Masalahnya? Banyak pelajaran menulis ESL (English as a Second Language) yang gagal. Siswa menatap halaman kosong. Mereka menyalin kalimat dari buku teks. Mereka menulis paragraf lima kalimat yang sama minggu demi minggu tanpa antusiasme sama sekali. Kedengarannya familiar?<\/p>\n<p>Kabar baiknya adalah menulis tidak harus menyakitkan\u2014baik bagi Anda maupun siswa Anda. Aktivitas dalam artikel ini dirancang untuk menggerakkan pena, mengalirkan ide, dan menumbuhkan kepercayaan diri. Baik Anda mengajar pemula yang baru belajar membentuk kalimat atau pelajar tingkat lanjut yang sedang menyempurnakan esai, Anda akan menemukan strategi praktis di sini yang dapat Anda gunakan di kelas Anda berikutnya.<\/p>\n<h2>Mengapa Siswa ESL Kesulitan Menulis?<\/h2>\n<p>Sebelum memulai aktivitas, ada baiknya memahami mengapa menulis terasa begitu sulit bagi pembelajar bahasa Inggris. Sebagian besar siswa ESL menghadapi kombinasi hambatan-hambatan berikut:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Kosakata terbatas<\/strong> \u2014 Mereka tahu apa yang ingin mereka katakan tetapi tidak dapat menemukan kata-kata bahasa Inggris yang tepat<\/li>\n<li><strong>Kecemasan tata bahasa<\/strong> \u2014 Rasa takut membuat kesalahan melumpuhkan mereka bahkan sebelum mereka mulai<\/li>\n<li><strong>Interferensi L1<\/strong> \u2014 Bahasa pertama mereka memiliki struktur kalimat, aturan tanda baca, atau konvensi penulisan yang berbeda.<\/li>\n<li><strong>Kurangnya model<\/strong> \u2014 Mereka belum pernah melihat contoh tulisan bahasa Inggris yang baik pada level mereka.<\/li>\n<li><strong>Perfeksionisme<\/strong> \u2014 Mereka mencoba menulis kalimat sempurna pada percobaan pertama, alih-alih menuangkan ide terlebih dahulu.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Setiap aktivitas di bawah ini membahas satu atau lebih hambatan tersebut. Tujuannya bukanlah menulis yang sempurna. Tujuannya adalah menulis dengan lancar, percaya diri, dan semakin akurat.<a href=\"https:\/\/ncte.org\/statement\/teaching-writing\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">NCTE<\/a>) \u2014 dan itu hanya bisa didapatkan melalui latihan rutin dengan tekanan rendah.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/tahricteaches.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/esl-writing-activities-2-1.jpg\" alt=\"Seorang siswa berlatih keterampilan menulis ESL dengan menyelesaikan tugas tertulis di buku catatannya.\" width=\"1200\" \/><\/p>\n<p><em>Foto oleh Towfiqu barbhuiya di Unsplash<\/em><\/p>\n<h2>1. Latihan Pemanasan Menulis Bebas<\/h2>\n<p>Awali setiap kelas menulis dengan lima menit menulis bebas. Berikan siswa sebuah petunjuk sederhana \u2014 \u201cApa yang kamu makan kemarin?\u201d atau \u201cJelaskan tempat favoritmu\u201d \u2014 dan suruh mereka menulis tanpa berhenti. Tanpa menghapus. Tanpa kamus. Tanpa mengkhawatirkan tata bahasa.<\/p>\n<p>Menulis bebas membangun kelancaran menulis dengan cara yang sama seperti latihan percakapan membangun kelancaran berbicara. Ini melatih otak untuk menghasilkan bahasa Inggris tanpa editor internal yang mengkritik setiap kesalahan. Setelah beberapa minggu menulis bebas secara konsisten, sebagian besar siswa menyadari bahwa mereka dapat menghasilkan lebih banyak teks dalam waktu yang lebih singkat.<\/p>\n<p><strong>Tips untuk guru:<\/strong> Kumpulkan tulisan bebas sesekali, tetapi jangan menilai keakuratannya. Sebaliknya, hitung total kata yang ditulis dan lacak perkembangannya dari waktu ke waktu. Siswa senang melihat jumlah kata mereka meningkat dari 30 kata menjadi 80 kata dalam satu sesi.<\/p>\n<h2>2. Menulis Berdasarkan Gambar<\/h2>\n<p>Tunjukkan kepada siswa sebuah foto yang menarik \u2014 pemandangan pasar yang ramai, seseorang yang melihat ke luar jendela, hewan yang melakukan sesuatu yang tak terduga \u2014 dan mintalah mereka untuk menulis tentangnya. Anda dapat melakukan diferensiasi dengan memberikan petunjuk yang berbeda untuk tingkat yang berbeda:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Pemula:<\/strong> Tulis lima kalimat yang menggambarkan apa yang Anda lihat.<\/li>\n<li><strong>Intermediat:<\/strong> Tulislah cerita pendek tentang apa yang terjadi sebelum dan sesudah foto ini.<\/li>\n<li><strong>Canggih:<\/strong> Tulislah dari sudut pandang salah satu orang dalam foto tersebut.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Gambar mengaktifkan pemikiran visual dan memberi siswa sesuatu yang konkret untuk ditulis. Ini sepenuhnya menghilangkan masalah &quot;Saya tidak tahu harus menulis apa&quot;.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/tahricteaches.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/esl-writing-activities-3-1.jpg\" alt=\"Guru memberikan instruksi kepada siswa ESL muda selama pelajaran menulis di dalam kelas.\" width=\"1200\" \/><\/p>\n<p><em>Foto oleh Rewired Digital di Unsplash<\/em><\/p>\n<h2>3. Dictogloss<\/h2>\n<p>Bacalah sebuah paragraf pendek dengan suara lantang dan kecepatan alami. Siswa mendengarkan untuk pertama kalinya tanpa menulis. Bacalah lagi, dan kali ini siswa mencatat kata dan frasa kunci. Kemudian, bekerja berpasangan atau dalam kelompok kecil, mereka menyusun kembali paragraf tersebut dari ingatan.<\/p>\n<p>Dictogloss menggabungkan <a href=\"https:\/\/tahricteaches.com\/id\/esl-listening-skills\/\">mendengarkan<\/a>Menggabungkan kosakata, tata bahasa, dan menulis menjadi satu aktivitas. Aktivitas ini juga secara alami memicu diskusi tentang bahasa \u2014 \u201cApakah dia mengatakan &#039;was going&#039; atau &#039;went&#039;?\u201d \u2014 yang memperdalam pemahaman. Teks yang direkonstruksi tidak perlu sama persis dengan teks aslinya kata demi kata. Yang penting adalah teks tersebut menyampaikan makna yang sama.<\/p>\n<h2>4. Rantai Cerita Kolaboratif<\/h2>\n<p>Berikan setiap siswa selembar kertas dan sebuah kalimat pembuka cerita: \u201cSaat itu hujan ketika Maria membuka pintu dan melihat\u2026\u201d Siswa menulis dua atau tiga kalimat untuk melanjutkan cerita, lalu meneruskan kertas tersebut ke orang berikutnya. Setelah lima atau enam putaran, setiap kertas memiliki cerita pendek yang lengkap (dan seringkali lucu).<\/p>\n<p>Bacalah bagian terbaik dengan lantang. Siswa senang mendengar bagaimana kontribusi mereka cocok dengan narasi yang lebih besar. Aktivitas ini sangat efektif karena menghilangkan tekanan individu \u2014 tidak ada yang &quot;memiliki&quot; seluruh cerita, sehingga kesalahan terasa kurang bersifat pribadi.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/tahricteaches.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/esl-writing-activities-4-1.jpg\" alt=\"Catatan tempel warna-warni di papan yang digunakan untuk bertukar pikiran tentang ide-ide menulis untuk siswa ESL.\" width=\"1200\" \/><\/p>\n<p><em>Foto oleh Akinyemi Gbadamosi di Unsplash<\/em><\/p>\n<h2>5. Perluasan Kalimat<\/h2>\n<p>Tuliskan kalimat sederhana di papan tulis: \u201cKucing itu duduk.\u201d Kemudian mintalah siswa untuk mengembangkannya dengan menambahkan detail. Di mana kucing itu duduk? Kapan? Mengapa? Seperti apa rupanya?<\/p>\n<p>\u201cKucing oranye gemuk itu duduk di ambang jendela yang hangat setiap sore karena ia suka mengamati burung-burung di luar.\u201d<\/p>\n<p>Aktivitas ini mengajarkan siswa bahwa tulisan yang baik bukanlah tentang menggunakan kata-kata sulit \u2014 melainkan tentang menambahkan detail spesifik. Aktivitas ini juga secara alami melatih penggunaan kata sifat, kata keterangan, frasa preposisional, dan klausa subordinat tanpa ceramah tata bahasa apa pun.<\/p>\n<h2>6. Pertukaran Surat Antar Rekan Sejawat<\/h2>\n<p>Pasangkan siswa dan minta mereka menulis surat satu sama lain. Surat pertama berisi perkenalan diri dan tiga pertanyaan. Pasangannya membaca surat tersebut dan membalas, menjawab pertanyaan-pertanyaan dan mengajukan tiga pertanyaan sendiri. Lanjutkan selama beberapa putaran.<\/p>\n<p>Menulis surat memberi siswa audiens yang autentik dan alasan nyata untuk menulis. Ini juga melatih pembentukan pertanyaan, yang seringkali sulit bagi banyak siswa ESL. Anda dapat melakukan ini dengan kertas fisik atau melalui sistem email kelas.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/tahricteaches.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/esl-writing-activities-5-1.jpg\" alt=\"Para siswa berkolaborasi dalam tugas menulis kelompok di meja kelas.\" width=\"1200\" \/><\/p>\n<p><em>Foto oleh Zainul Yasni di Unsplash<\/em><\/p>\n<h2>7. Menulis dari Mendengarkan<\/h2>\n<p>Putar klip audio pendek \u2014 sebuah lagu, cuplikan podcast, laporan berita \u2014 dan minta siswa untuk menulis ringkasan atau tanggapan. Untuk tingkat yang lebih rendah, berikan transkrip isian singkat. Untuk tingkat yang lebih tinggi, minta siswa untuk menulis pendapat mereka tentang topik yang dibahas.<\/p>\n<p>Metode ini mengintegrasikan keterampilan mendengarkan dan menulis dengan cara yang mencerminkan penggunaan bahasa di dunia nyata. Siswa secara teratur perlu mendengarkan informasi dan kemudian menulis tentangnya \u2014 dalam lingkungan akademik, di tempat kerja, dan dalam kehidupan sehari-hari.<\/p>\n<p>Berikut adalah video bagus dari Jackie Bolen yang mendemonstrasikan beberapa aktivitas menulis ESL terbaik yang dapat Anda coba segera:<\/p>\n<p><div class=\"entry-content-asset videofit\"><iframe loading=\"lazy\" title=\"5 Aktivitas Terbaik untuk Pelajaran Menulis ESL | Mengajar Menulis ESL\" width=\"720\" height=\"405\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/n9Wzfz1rZQA?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/div>\n<\/p>\n<h2>8. Jurnal Dialog<\/h2>\n<p>Berikan setiap siswa sebuah buku catatan yang menjadi jurnal dialog mereka. Mereka menulis satu entri setiap kelas \u2014 bisa tentang apa saja. Anda menanggapi setiap entri dengan komentar tertulis singkat, bukan untuk mengoreksi kesalahan tetapi untuk berinteraksi dengan isinya.<\/p>\n<p>\u201cKamu menulis tentang mengunjungi nenekmu. Kedengarannya menyenangkan! Apa makanan favoritmu yang biasa dibuat nenekmu?\u201d<\/p>\n<p>Jurnal dialog membangun hubungan pribadi antara guru dan siswa sekaligus memberikan latihan menulis secara teratur. Penelitian secara konsisten menunjukkan bahwa jurnal dialog meningkatkan kelancaran menulis dan motivasi siswa.<a href=\"https:\/\/www.ielts.org\/take-a-test\/preparation-resources\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">IELTS.org<\/a>Kuncinya adalah menanggapi makna, bukan bentuk.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/tahricteaches.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/esl-writing-activities-6.jpg\" alt=\"Sebuah pena emas diletakkan di atas buku catatan, siap untuk latihan menulis kreatif bagi siswa ESL.\" width=\"1200\" \/><\/p>\n<p><em>Foto oleh Leo_Visions di Unsplash<\/em><\/p>\n<h2>9. Lelang Koreksi Kesalahan<\/h2>\n<p>Ambil kesalahan umum dari tulisan siswa (tentu saja tanpa menyebutkan nama) dan tulis 15 hingga 20 kalimat di papan tulis \u2014 beberapa benar, beberapa mengandung kesalahan. Berikan setiap tim uang palsu dan biarkan mereka &quot;menawar&quot; kalimat mana yang menurut mereka mengandung kesalahan. Jika mereka berhasil mengidentifikasi dan memperbaiki kesalahan, mereka mendapatkan poin. Jika mereka menawar kalimat yang benar, mereka kehilangan uang.<\/p>\n<p>Metode ini mengubah peninjauan tata bahasa menjadi permainan yang benar-benar dinikmati siswa. Selain itu, metode ini juga mengajarkan keterampilan koreksi dan penyuntingan mandiri, yang sangat penting untuk pengembangan kemampuan menulis.<\/p>\n<h2>10. Templat Paragraf Terstruktur<\/h2>\n<p>Bagi siswa yang merasa gugup saat menghadapi halaman kosong, sediakan templat paragraf yang membagi penulisan menjadi langkah-langkah yang mudah dikelola:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Kalimat topik:<\/strong> [Topik] penting karena _______________.<\/li>\n<li><strong>Detail pendukung 1:<\/strong> Pertama, _______________.<\/li>\n<li><strong>Detail pendukung 2:<\/strong> Juga, _______________.<\/li>\n<li><strong>Detail pendukung 3:<\/strong> Akhirnya, _______________.<\/li>\n<li><strong>Kalimat penutup:<\/strong> Oleh karena alasan-alasan ini, _______________.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Templat berfungsi sebagai kerangka kerja, bukan tongkat penyangga. Seiring bertambahnya kepercayaan diri siswa, secara bertahap hilangkan bagian-bagian templat hingga mereka dapat menulis paragraf secara mandiri. Pendekatan ini sangat efektif untuk siswa yang sedang mempersiapkan tugas menulis akademis atau ujian standar.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/tahricteaches.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/esl-writing-activities-7.jpg\" alt=\"Menulis tangan dengan pena biru di atas kertas selama latihan menulis ESL.\" width=\"1200\" \/><\/p>\n<p><em>Foto oleh luca romano di Unsplash<\/em><\/p>\n<h2>11. Menulis Cepat Dua Menit<\/h2>\n<p>Berikan sebuah topik dan atur pengatur waktu selama dua menit. Siswa menulis sebanyak yang mereka bisa. Setelah waktu habis, mereka menghitung kata-kata mereka dan mencatat jumlahnya. Ulangi topik yang sama pada hari berikutnya. Sebagian besar siswa menulis jauh lebih banyak pada kali kedua karena mereka sudah memikirkan topik tersebut sekali.<\/p>\n<p>Latihan menulis singkat sangat cocok untuk lima menit terakhir kelas. Latihan ini memperkuat kosakata dari pelajaran hari itu sekaligus meningkatkan kecepatan menulis. Buatlah bagan kelas yang menunjukkan kemajuan setiap siswa untuk memotivasi mereka.<\/p>\n<h2>12. Tulis Ulang dan Perbaiki<\/h2>\n<p>Berikan siswa sebuah paragraf yang sengaja dibuat membosankan: \u201cSaya pergi ke toko. Saya membeli makanan. Saya pulang. Saya memasak makan malam. Rasanya enak.\u201d Tugas mereka adalah menulis ulang paragraf tersebut dan membuatnya menarik dengan menambahkan kata sifat, mengubah struktur kalimat, dan menyertakan detail indera.<\/p>\n<p>Aktivitas ini kurang menakutkan daripada menulis dari awal karena siswa memulai dengan konten yang sudah ada. Aktivitas ini juga mengajarkan keterampilan revisi \u2014 pemahaman bahwa draf pertama bukanlah draf final, dan tulisan yang baik sebenarnya adalah hasil penulisan ulang yang baik.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/tahricteaches.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/esl-writing-activities-8.jpg\" alt=\"Seorang siswa muda menulis dengan pensil warna selama kegiatan menulis ESL di sekolah.\" width=\"1200\" \/><\/p>\n<p><em>Foto oleh Gabriel Vasiliu di Unsplash<\/em><\/p>\n<h2>13. Refleksi Tiket Keluar<\/h2>\n<p>Di akhir setiap kelas, mintalah siswa untuk menulis tiga hingga empat kalimat yang menjawab salah satu pertanyaan berikut:<\/p>\n<ul>\n<li>Apa yang kamu pelajari hari ini?<\/li>\n<li>Apa yang membingungkan?<\/li>\n<li>Apa yang ingin kamu latih lebih lanjut?<\/li>\n<li>Tulis satu kalimat menggunakan kata baru dari pelajaran hari ini.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Lembar evaluasi akhir pelajaran memiliki fungsi ganda: siswa mendapatkan latihan menulis setiap hari, dan Anda mendapatkan umpan balik langsung tentang apa yang berhasil dan apa yang perlu ditinjau. Bacalah lembar evaluasi tersebut sebelum kelas Anda berikutnya dan sesuaikan rencana pelajaran Anda accordingly.<\/p>\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/images.unsplash.com\/photo-1761208662734-fb46f1398551?crop=entropy&amp;cs=tinysrgb&amp;fit=max&amp;fm=jpg&amp;ixid=M3w4NzQ5MjF8MHwxfHNlYXJjaHwyfHxjbGFzc3Jvb20lMjB3cml0aW5nJTIwc3R1ZGVudHN8ZW58MHwwfHx8MTc3MzQwMzM0MXww&amp;ixlib=rb-4.1.0&amp;q=80&amp;w=1080\" alt=\"Guru membimbing siswa melalui kegiatan menulis di lingkungan kelas.\" \/><figcaption>Sesi menulis terbimbing membantu siswa ESL membangun kepercayaan diri satu paragraf demi satu paragraf. Foto oleh Rewired Digital di Unsplash.<\/figcaption><\/figure>\n<h2>Membuat Semuanya Bekerja Bersama<\/h2>\n<p>Anda tidak perlu menggunakan semua 13 aktivitas dalam satu minggu. Pilih dua atau tiga yang sesuai dengan tingkat kemampuan siswa dan gaya mengajar Anda. Lakukan rotasi agar siswa mendapatkan variasi tanpa kehilangan konsistensi yang membangun keterampilan.<\/p>\n<p>Minggu yang penuh dengan kegiatan menulis biasanya akan terlihat seperti ini:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Senin:<\/strong> Pemanasan menulis bebas (5 menit) + menulis berdasarkan gambar (20 menit)<\/li>\n<li><strong>Selasa:<\/strong> Aktivitas Dictogloss (25 menit) + tiket keluar (5 menit)<\/li>\n<li><strong>Rabu:<\/strong> Latihan pengembangan kalimat (15 menit) + pertukaran surat antar teman (15 menit)<\/li>\n<li><strong>Kamis:<\/strong> Rantai cerita kolaboratif (25 menit) + menulis cepat (5 menit)<\/li>\n<li><strong>Jumat:<\/strong> Lelang koreksi kesalahan (20 menit) + waktu jurnal dialog (10 menit)<\/li>\n<\/ul>\n<p>Hal terpenting adalah menjadikan menulis sebagai bagian rutin dari setiap kelas, bukan sesuatu yang hanya terjadi selama &quot;pelajaran menulis.&quot; Ketika siswa menulis setiap hari \u2014 bahkan hanya selama lima menit \u2014 mereka berhenti melihat menulis sebagai kegiatan khusus yang menakutkan dan mulai memperlakukannya sebagai bagian normal dari pembelajaran bahasa Inggris.<\/p>\n<p>Siswa Anda dapat menjadi penulis yang percaya diri. Mereka hanya membutuhkan latihan teratur, umpan balik yang bermakna, dan aktivitas yang membuat mereka ingin mengambil pena. Cobalah salah satu strategi ini di kelas Anda berikutnya dan lihat apa yang terjadi.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Temukan 13 aktivitas menulis ESL yang telah terbukti untuk membangun kepercayaan diri siswa dan meningkatkan keterampilan menulis bahasa Inggris. Mulai dari membuat jurnal terbimbing hingga bercerita kolaboratif, strategi yang telah diuji guru ini cocok untuk setiap tingkatan.<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":1904,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"rank_math_lock_modified_date":false,"_kadence_starter_templates_imported_post":false,"_kad_post_transparent":"","_kad_post_title":"","_kad_post_layout":"","_kad_post_sidebar_id":"","_kad_post_content_style":"","_kad_post_vertical_padding":"","_kad_post_feature":"","_kad_post_feature_position":"","_kad_post_header":false,"_kad_post_footer":false,"footnotes":""},"categories":[30],"tags":[51,384,31,38,110,55,106,380,382,385,57,381,383],"class_list":["post-1912","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-article-posts","tag-classroom-activities","tag-creative-writing-esl","tag-esl","tag-esl-activities","tag-esl-students","tag-esl-teaching","tag-esl-teaching-tips","tag-esl-writing","tag-esl-writing-strategies","tag-paragraph-writing","tag-student-engagement","tag-writing-activities","tag-writing-skills"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/tahricteaches.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1912","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/tahricteaches.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/tahricteaches.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tahricteaches.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tahricteaches.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1912"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/tahricteaches.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1912\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2138,"href":"https:\/\/tahricteaches.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1912\/revisions\/2138"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tahricteaches.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1904"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/tahricteaches.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1912"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/tahricteaches.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1912"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/tahricteaches.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1912"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}